Oplus_131072
Muara Teweh, turinews.co.id/ – Persatuan perkumpulan batara mandiri peduli sosial dan investasi (perwabara) mengegalar acara simposium nasional masyarakat adat dengan mengusung tema, masyarakat adat sebagai pelaku penting dalam dunia investasi yang di laksanakan di gedung balai antang muara teweh, senin (29/09/2025).
hadir dalam acara sekretaris daerah, perwakilan prusahaan, kejaksaan negeri kabupaten barito utara, perwakilan polres barito utara, camat, demang, lurah, kepala desa, satuan kepala perangkat daerah (skpd) serta tamu undangan lainya.
sementara itu humas exsternal pt.mme, ria di dampingi rekan kerjanya rizki ketika di wawancarai awak media menyampaikan, pertama-tama kami apresiasi atas terselenggaranya simposium nasional masyarakat adat yang mengusung teme masyarakat adat sebagai pelaku penting dalam dunia investasi.
" saya berharap melalui kegiatan simposium nasional masyarakat yang kita ikuti pada hari ini dapat bermanfaat untuk masyarakat serta menambah wawasan kepada kami” ucap ria sambari sambil tersenyum.
dalam laporan, pj bupati indra gunawan yang di wakili sekretaris daerah muhlis sekaligus membuka acara simposium nasional masyarakat adat menyampaikan, dengan kebersamaan dan persatuan dari masyarakat adat dalam mendukung investasi, dapat menjadi penyokong pembangunan berkelanjutan di masa yang akan datang. dengan ikut andilnya masyarakat adat sebagai pelaku aktif yang terlibat secara langsung pada dunia investasi, akan berpengaruh baik terhadap pembangunan jangka panjang pada sektor perekonomian. keterlibatan antara pemerintah dengan masyarakat adat, serta pelaku usaha dapat menjadi komponen dasar terciptanya investasi yang berkeadilan dan terarah" ucpa drs. h. muhlis saat membaca sambutan pj bupati
"Lanjutnta lagi saya, mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi –tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara simposium nasional masyarakat adat tahun 2025, sehingga dapat berjalan baik dan lancar. semoga simposium ini menghasilkan komitmen dan langkah nyata untuk memperkuat posisi masyarakat adat sebagai pelaku investasi yang tangguh, inovatif, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan kelestarian lingkungan", Tutupnya. (candra).
