Oplus_131072
Palangka Raya, turinews.co.id/ – Sekretaris Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Bryan Iskandar, mendorong Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalteng periode 2025–2028 untuk berperan aktif dalam mendukung program pengembangan pengusaha muda di daerah.
Dorongan ini ia sampaikan menanggapi program Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, yang menargetkan lahirnya 300 miliarder baru melalui program Huma Betang. Menurut Bryan, HIPMI memiliki posisi strategis dalam memberikan pendampingan, pelatihan, hingga membuka jejaring bisnis bagi pengusaha muda agar mampu tumbuh dan berkembang.
“Program ini butuh sinergi semua pihak, termasuk HIPMI, agar bisa berjalan efektif dan berkelanjutan,” ucap Bryan, Selasa (29/07/25).
Ia menyebut HIPMI Kalteng akan mematangkan rencana kerja, salah satunya dengan menyusun Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai acuan dalam mengukur keberhasilan program secara terukur dan berkesinambungan.
Selain isu kewirausahaan, politisi Partai NasDem tersebut menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha dan dunia pendidikan, khususnya dalam peningkatan kompetensi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Ia menilai, keterampilan yang sesuai kebutuhan pasar akan menjadikan lulusan SMK lebih mandiri dan mampu membuka lapangan kerja.
“Kolaborasi antara HIPMI, pemerintah, dan institusi pendidikan harus diperkuat, supaya kita bisa mencetak sumber daya manusia unggul yang siap bersaing,” tegasnya.
Bryan berharap program Huma Betang dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Kalteng sekaligus melahirkan generasi muda inovatif, dan berdaya saing tinggi dalam dunia usaha atau bisnis.( Es )
