Oplus_131072
Puruk Cahu, turinews.co.id/ – Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penutupan median atau pembatas jalan di simpang tiga kawasan Pulou Basan, Kota Puruk Cahu. Langkah ini dinilai mendesak karena lokasi tersebut berulang kali menjadi titik kecelakaan lalu lintas, bahkan hingga menimbulkan korban jiwa.
Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.A.P., menegaskan potensi bahaya kecelakaan di jalur tersebut sangat tinggi akibat arus kendaraan yang kerap tidak terkendali.
“DPRD sejak awal sudah menyampaikan dukungan agar median jalan itu segera ditutup. Situasinya sangat membahayakan, dan kami tidak ingin ada korban baru yang seharusnya bisa dicegah,” ujar Bebie, Rabu (27/08/25).
Berdasarkan catatan, simpang tiga Pulou Basan sudah berulang kali memicu insiden lalu lintas, baik tabrakan antar kendaraan maupun kecelakaan tunggal. Hampir setiap tahun terjadi kecelakaan, bahkan ada yang menelan korban jiwa. “Bukan sekali dua kali terjadi kecelakaan di sana. Hampir setiap tahun ada saja kejadian, dan yang paling menyedihkan adalah ketika harus ada korban jiwa. Karena itu, langkah penutupan median jalan merupakan solusi paling tepat,” terangnya.
Menurutnya, penutupan median jalan di simpang tiga Pulou Basan merupakan langkah preventif yang harus segera dilakukan demi melindungi keselamatan pengguna jalan. DPRD juga mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait menyiapkan jalur alternatif yang lebih aman serta melakukan rekayasa lalu lintas bila diperlukan. “Ini demi keselamatan bersama. Kami berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti agar tidak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari,” tambah Bebie.
Komisi II DPRD Murung Raya berkomitmen mengawal rencana ini hingga terealisasi. DPRD juga siap berkoordinasi dengan eksekutif, kepolisian, hingga tokoh masyarakat. “Ya, dengan catatan juga harus dilakukan pengaturan, penanganan, dan penataan di area tersebut supaya air tidak tergenang dan tidak mengakibatkan rumah warga terendam banjir kedepan. (tgr)
