Oplus_131072
Palangka Raya, turinews.co.id – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, mempererat keakraban bersama para pewarta dalam sebuah acara silaturahmi yang digelar di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Senin malam (22/12/25).
Kegiatan ini dirancang untuk memantapkan sinergi antara eksekutif daerah dengan komunitas media, guna menjamin kelancaran diseminasi informasi mengenai kemajuan pembangunan kepada seluruh lapisan masyarakat.
Dalam arahannya, orang nomor satu di Kalteng itu menyoroti esensi dari kebersamaan sebagai pilar utama dalam menciptakan komunikasi yang produktif. Menurutnya, melalui wadah seperti ini, berbagai kendala dapat dibahas dan dicarikan solusinya secara kolektif. “Sepanjang periode kepemimpinan kami yang hampir mencapai sepuluh bulan, berbagai program pembangunan, dari sektor infrastruktur hingga pelestarian nilai-nilai lokal, terus kami pacu,” ungkapnya.
Agustiar Sabran menegaskan bahwa pertemuan ini lebih dari sekadar ritual tahunan. Ia menganggapnya sebagai forum strategis untuk membangun dialog, melaporkan prestasi, serta mengantisipasi berbagai hambatan di masa mendatang. Momentum ini, menurutnya, juga dipakai sebagai ajang introspeksi akhir tahun sekaligus menyambut tahun baru dengan semangat kekompakan yang lebih erat.
Gubernur mengakui, perjalanan pemerintahannya diwarnai berbagai tantangan, tak terkecuali dalam manajemen keuangan daerah. Dengan kondisi fiskal yang terbatas, pemerintah wajib bekerja secara efisien dan memastikan setiap kebijakan yang diambil berada dalam koridor hukum dan regulasi yang berlaku.
“Setiap hambatan ini menjadi guru bagi kami untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, mengeliminasi potensi pemborosan, dan menjamin bahwa setiap anggaran yang dikeluarkan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat,” ucap Agustiar.
Di sisi lain, Wakil Gubernur Edy Pratowo menyampaikan laporan positif dari sektor pendapatan. Hingga 22 Desember 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sudah menembus angka 95,47 persen dari sasaran yang ditetapkan. “Kami percaya diri target 100 persen dapat tercapai sebelum tahun berganti,” kata Edy.
Dengan target penerimaan daerah sebesar Rp2,328 triliun, jumlah yang telah terkumpul kini melampaui Rp2,223 triliun. “Pencapaian ini sangat membanggakan dan kami yakin akan terlampaui hingga akhir periode anggaran,” jelasnya, sambil menambahkan bahwa sektor pajak seperti Pajak Kendaraan Bermotor melonjak lebih dari 110 persen dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor mencapai 113,605 persen.
Pada momen yang sama, Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng, Rangga Lesmana, menyampaikan apresiasinya kepada peran media yang telah menjadi mitra pemerintah. Ia menjelaskan, pada tahun 2026 pihaknya akan menjalankan program pembinaan dan verifikasi media sebagai langkah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
Melalui forum ini, Pemerintah Provinsi Kalteng berkeinginan untuk mewujudkan kesamaan persepsi dengan insan pers. Harapannya, setiap program dan kebijakan fiskal yang dilaksanakan dapat dipertanggungjawabkan secara bersama-sama dan memberikan keuntungan yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Tekad kolektif ini diwujudkan dengan kehadiran sejumlah pejabat utama dari jajaran Pemerintah Provinsi Kalteng, seperti Asisten Perekonomian dan Pembangunan Herson B. Aden beserta para kepala satuan kerja perangkat daerah. Lebih dari itu, acara ini juga diisi oleh para pemimpin dan utusan dari berbagai elemen pers, yang bernaung di bawah organisasi seperti PWI, IJTI, AMSI, AJI, Pewarna, IPJI dan lain-lain. Kehadiran bersama dari berbagai pihak ini menjadi cerminan nyata dari niat bersama untuk menciptakan ekosistem informasi yang akurat yang baik untuk kemajuan kalimantan tengah.( es)
